Manfaat daun kelor
#1. Menjaga berat badan
Hal penting yang jangan dilupakan yaitu untuk menjaga tubuh agar tetap
seimbang berat badannya. Studi yang dilakukan para ahli menemukan bahwa
teh kelor membantu untuk menangani masalah pencernaan...
...yang manfaatnya untuk merangsang metabolisme tubuh agar optimal dalam membakar kalori.
Dilansir dari
jabar.tribunnews.com,
teh yang dibuat dari daun kelor mengandung polyphenol yang tinggi, yang
bekerja sebagai antioksidan. Manfaat antioksidan untuk mendetoksifikasi
racun di dalam tubuh, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
#2. Menghilangkan flek wajah
Ramuan sederhananya, ambil beberapa daun kelor yang masih muda, tumbuk
hingga sangat halus, lalu gunakan sebagai bedak (atau juga bisa dicampur
dengan bedak).
Menurut
makassar.tribunnews.com,
bahwa di beberapa negara ekstrak kelor sudah digunakan sebagai bahan
baku pembuatan kosmetik untuk kulit. Bagian tanaman kelor yang banyak
digunakan untuk kulit yaitu pada bagian kulit batang, daun, bunga dan
biji.
Daun kelor mengandung nutrisi seperti kalsium dan mineral seperti
tembaga, besi, seng (zinc), magnesium, silika dan mangan. Daun kelor
juga bisa menjadi pelembab alami, memiliki kegunaan untuk mengangkat sel
kulit mati dan membersihkan kulit.
Pada daun kelor, terdapat lebih dari 30 zat antioksidan yang bermanfaat
untuk kesehatan kulit. Daun kelor kaya akan mineral dan asam amino yang
bisa membantu produksi kolagen dan protein keratin, yang penting bagi
kesehatan seluruh jaringan kulit di tubuh.
Terdapat beberapa merek terkenal produk kosmetika yang menggunakan
minyak kelor sebagai bahan baku produknya. Terutama produk perawatan
kulit seperti krim antiaging, krim antikerut, minyak aromaterapi,
facialfoam, lotion, krim pencerah dan deodoran.
Manfaat tanaman kelor ini sangat diperlukan untuk kesehatan dan
keindahan kulit, dimulai dari daun kelor, minyak kelor hingga bunga
Kelor.
Bunga kelor sering digunakan sebagai bahan baku kosmetik dan parfum,
cologne, minyak rambut, dan minyak aromaterapi. Bunga kelor mengandung
asam oleat tinggi, sangat baik disuling menjadi minyak. Minyak bunga
kelor dapat diandalkan untuk menyerap dan mempertahankan aroma.
#3. Memanfaatkan daun kelor untuk kecantikan
Hal ini bisa menjadi alternatif perawatan kecantikan alami. Selain
menggunakan minyak atsirinya dan bubuk kelor yang dijual di pasaran,
Anda bisa memanfaatkan daunnya secara langsung.
Caranya, pertama-tama buatlah pasta daun kelor. Pilih daun kelor yang masih hijau dan segar, pisahkan dari rantingnya.
Haluskan daun kelor dengan ditambahkan sedikit air saja (agar daun kelor menjadi bentuk pasta).
Kemudian dijadikan ramuan tersebut sebagai masker, pasta daun kelor
tersebut bisa disimpan selama 3 hari di dalam lemari es.
(makassar.tribunnews.com)
#4. Daun kelor cukupi gizi ibu menyusui dan anak
Dilansir dari
health.liputan6.com,
Dosen Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta, Yosi Bayu Murti menjelaskan
bahwa pengembangan manfaat tanaman kelor di Indonesia terbilang
terlambat dibanding luar negeri.
Namun, masih ada kesempatan mengembangkannya untuk pangsa pasar dalam
negeri, sebelum nantinya diambil alih produsen luar negeri.
Yosi melihat potensi besar untuk mengembangkan pasar dari manfaat tanaman kelor dalam perbaikan gizi pada ibu menyusui dan anak.
"Daun kelor mengandung protein, zat besi, dan Vitamin C. Selain itu ada
ada juga unsur flavonoid yang manfaatnya membantu ibu menyusui
menghasilkan ASI lebih banyak. Kandungan protein membuat ASI
berkualitas," kata Yosi di di Jakarta (12/8/2015).
Kandungan zat besi tinggi, yang 25 kali lebih tinggi dibanding bayam,
disarankan dikonsumsi ibu usai melahirkan, dimana wanita menstruasi
umumnya kehilangan banyak zat besi.
Untuk anak-anak, dapat dikonsumsi sejak sang bayi, yaitu bayi di atas enam bulan.
Namun, Yosi mengingatkan bahwa ibu hamil perlu menghindari konsumsi daun kelor saat hamil, terutama trisemester pertama.
#5. Menyehatkan mata
Daun kelor memiliki kandungan tinggi vitamin A yang sangat baik untuk
mata. Konsumsi daun kelor bermanfaat agar organ mata selalu dalam
keadaan sehat dan jernih.
Daun kelor dapat dimanfaatnya dalam menyembuhkan penyakit mata, bisa dengan dimakan secara langsung (setelah daun dibersihkan).
Menurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal dari Yayasan Pengembangan
Tanaman Obat Karyasari, menjelaskan bahwa daun kelor mempunyai banyak
kandungan gizi, salah satunya vitamin A dan kalsium.
“Kandungan vitamin A dalam daun kelor bermanfaat untuk melindungi
kesehatan mata, baik itu dari mulai kurangi resiko mata plus, minus,
silinder dan katarak. Daun kelor juga baik apabila dikonsumsi oleh
pasien diabetes dan bermanfaat menjernihkan pandangan matanya,” kata
Tati Winarto.
jitunews.com
#6. Antioksidan dan senyawa anti-inflamasi
Menurut sebuah laporan yang diterbitkan di Asia Pacific Journal of
Cancer Prevention, daun kelor mengandung campuran asam amino esensial,
fitonutrien karotenoid, antioksidan seperti quercetin, dan senyawa
antibakteri alami yang memiliki fungsi seperti obat anti-inflamasi.
Daun kelor memiliki beberapa senyawa anti-penuaan yang mampu menurunkan
efek stres oksidatif dan peradangan. Manfaat semakin optimal dengan
adanya senyawa polifenol, vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan asam
klorogenat...
...senyawa tersebut terkait dengan penurunan risiko untuk penyakit
kronis, seperti perut, paru-paru, kanker usus besar, diabetes,
hipertensi, dan penyakit mata akibat faktor usia. (draxe.com)
#7. Menjaga kesehatan ginjal
Tati Winarto menjelaskan bahwa konsumsi makanan sehat otomatis membantu
ginjal bekerja dengan optimal (fungsinya), sebaliknya makanan tak sehat
(salah satunya makanan tinggi lemak) akan menumpuk di ginjal...
....mengakibatkan timbulnya masalahan kesehatan. Konsumsi daun kelor,
otomatis membantu mengembalikan kesehatan ginjal yang sudah dalam
kondisi tak baik. (jitunews.com)
#8. Memperlambat efek penuaan
Sebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Ilmu dan
Teknologi Pangan untuk menguji manfaat kelor. Mengetahui tentang kadar
enzim antioksidan yang berharga, peneliti ingin menyelidiki apakah daun
kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan, dengna memanfaatkan
antioksidan herbal alami, yang mampu menyeimbangkan hormon secara alami.
Studi dengan melibatkan sembilan puluh wanita menopause antara usia
45-60 tahun dibagi menjadi tiga kelompok, yang diberikan berbagai
tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan
kelor dan bayam menyebabkan peningkatan yang signifikan senyawa
antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan.
(draxe.com)
#9. Mengobati rematik
Daun kelor dapat dimanfaatkan untuk mengobati rematik. Penggunaan daun
kelor dalam pengobatan rematik untuk mengurangi rasa sakit pada sendi
dan mengurangi penumpukan asam urat pada sendi, yang sangat penting
dalam mengatasi masalah rematik atau asam urat. Manfaat daun kelor ini
bisa dimanfaatkan untuk rematik, pegal linu, nyeri, dsb.
#10. Mencegah penyakit jantung
Sebuah studi pada hewan di laboratorium yang diterbitkan dalam edisi
Februari 2009 dari “Journal of Medicinal Food” menemukan bahwa daun
kelor mampu mencegah kerusakan jantung dan memberikan manfaat
antioksidan.
Dalam studi tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat
badan setiap hari selama 30 hari, menghasilkan berupa tingkat lebih
rendah dari lipid teroksidasi, dan jaringan jantung dilindungi dari
kerusakan struktural.
Para peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor memberikan manfaat yang
signifikan untuk kesehatan jantung. Penelitian lebih lanjut masih
diperlukan, untuk memperkuat hasil penemuan ni.
#11. Anti Kanker
Pada studi mengenai kultur jaringan sel kanker serviks manusia, yang
diterbitkan di jurnal “Food and Chemical Toxicology” edisi Juni 2011.
Ekstrak kelor mampu mencegah pertumbuhan dan reproduksi sel-sel kanker.
Peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor menunjukkan potensi sebagai
pencegahan alami kanker.
Antioksidan di dalam daun kelor sangat tinggi, selain itu kandungan
potasium yang tinggi. Membuat daun kelor memiliki khasiat untuk
memperlambat bahkan menghilangkan kanker di dalam tubuh.
#12. Mengatasi diabetes
Tingginya kandungan mineral yaitu seng, membuat daun kelor memiliki
sifat anti diabetes. Kandungan tersebut diperlukan untuk produksi
insulin, demikian menurut peneliti dari University of Wiconsin LaCrosse,
yang melakukan sebuah studi hewan di laboratorium, yang diterbitkan
dalam edisi Juni 2012 dari “Journal of Diabetes”.
Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi
normal. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi
diabetes. Sehingga konsumsi sayur daun kelor bisa mencegah penyakit
gula darah atau diabetes.
Menurut draxe.com, senyawa asam chlorogenic pada daun kelor terbukti
membantu mengontrol kadar gula darah dan memungkinkan sel untuk
mengambil atau melepaskan glukosa (gula) yang diperlukan. Selain asam
chloregnic, senyawa isothiocyanate juga telah dikaitkan dengan
perlindungan alami terhadap penyakit diabetes.
Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food
Science Technology, menemukan bahwa daun kelor memiliki efek positif
pada kontrol glukosa darah dan insulin pada pasien diabetes.
#13. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Daun kelor memiliku sifat anti-inflamasi, yang dapat mencegah atau
mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, keluhan
pencernaan, dan infeksi. Penggunaan umum dari minyak kelor membantu
meningkatkan fungsi hati...
...hal itu karena manfaat untuk detoksifikasi racun dan zat berbahaya di
dalam tubuh. Kemungkinan juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal,
infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan dan diare. (draxe.com)
#14. Bantuan arthritis
Daun kelor membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit beberapa bentuk
arthritis, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di
“Journal of Chinese Integrative Medicine” edisi Februari 2011.
Dalam studi hewan di laboratorium, ekstrak daun kelor mengurangi
kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada sendi rematik. Para
peneliti mencatat bahwa kombinasi akar dan ekstrak daun memiliki “efek
sinergis” untuk mengurangi rasa sakit.
#15. Melindungi tubuh dari bakteri
Menurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal, ekstrak daun kelor
memiliki kandungan senyawa antibakteri. Dalam riset yang diterbitkan di
Bayero Journal of Pure and Applied Sciences, ekstrak daun kelor mampu
menghalangi perkembangan mikroorganisme berbahaya seperti Staphylococcus
aureus, Pseudomonas aemenyesalnosa, Enterobacter aerogenes dan
Escherichia coli. (jitunews.com)
#16. Menyehatkan kulit
Daun kelor mengandung vitamin c dan antioksidan yang sangat tinggi, yang
manfaatnya sangat penting bagi kesehatan kulit. Daun kelor bisa
dijadikan sayur, jika rutin dikonsumsi memiliki khasiat untuk
menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat.
Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah, yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan sehat.
Menurut draxe.com, daun kelor mengandung antibakteri alami, antijamur
dan senyawa antiviral yang melindungi kulit dari infeksi. Manfaatnya
meliputi menghilangkan bau, mengurangi peradangan yang terkait dengan
jerawat, mengobati infeksi atau abses, menyingkirkan ketombe, membantu
menyembuhkan gigitan, luka bakar, kutil karena virus dan luka.
#17. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
Menurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal, bahwa salah satu manfaat
tidak terduga daun kelor yaitu menjaga kadar darah dan mencegah
kolesterol tinggi. Hal ini seperti yang dipaparkan di Journal
Phytotherapy Research.
Hal itu karena daun kelor memiliki kandungan zat hiocarbamate glikosida,
nitrile dan glikosida minyak mustard, yang memiliki manfaat untuk
menurunkan tekanan darah. (jitunews.com)
#18. Menstabilkan mood dan melindungi kesehatan otak
Sebagai makanan protein tinggi dan sumber yang kaya asam amino
triptofan, daun kelor memiliki manfaat sebagai neurotransmitter,
termasuk membantu tubuh dan mood akan "merasa baik".
Adapun Kandungan antioksidan dan senyawa tiroid, bermanfaat untuk
menjaga tingkat energi tubuh, agar mencegah kelelahan yang sangat,
depresi, suasana hati buruk dan insomnia. (draxe.com)